PELAKSANAAN CHOACING CLINIC PENINGKATAN SAKIP MENDORONG PENINGKATAN KINERJA PEMERINTAH DAERAH

AD
14 September 2018
51

Ternate - Bertempat di Ballroom Gamalama, Dafam International Hotel Ternate, pada  Rabu 12 September 2018 berlangsung Coaching Clinic Pelaksanaan Reformasi Birokrasi dan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Provinsi Maluku Utara. Kegiatan Coaching Clinic tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi bekerjasama dengan Biro Organisasi Sekretariat Provinsi Maluku Utara, dihadiri oleh Gubernur Maluku Utara yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, M. Muabdin Hi. Radjab, SH. Gubernur  Maluku Utara dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Kementerian PAN dan RB atas terselenggaranya Coaching Clinic itu, karena melalui kegiatan itu dapat menjadi ajang identifikasi permasalahan penggunaan anggaran dan sekaligus mendapatkan bimbingan dalam perbaikan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah. 

Gubernur dalam sambutannya menjelaskan, model pertemuan seperti coaching ini, diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pemahaman aparatur dalam mengembangkan sistem akuntabilitas kinerja intansi pemerintahan sehingga orientasi penyelenggaraan pemerintahan di Provinsi Maluku Utara dapat lebih responsif, efisien, akuntabel dan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga mengemukakan bahwa pada tahun-tahun sebelumnya, pemeriintah daerah di Provinsi Maluku Utara memiliki nilai kinerja penyelenggaraan pemerintahan khususnya pada SAKIP berada pada kategori yang kurang baik, tetapi pada periode 2017 yang lalu atas bimbingan dan kerjasama dari Kementerian MenPAN RB, dan kerja keras semua pihak, Provinsi Maluku Utara mengalami  peningkatan nilai kinerja  dari kategori C menjadi B. Capaian cakupan baik ini, tentulah belum merupakan capaian yang optimal, apalagi semenjak pelaksanaan pada Pemerintah Kabupaten/Kota di lingkungan Provinsi Maluku Utara masih bervariatif dan tentu saja perlu dioptimalkan. Menurut Gubernur, kita perlu  terus meningkatkan kinerja, baik Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten/Kota, saling mendorong sehingga betul-betul menjadi pemerintahan yang akuntabel dan terpercaya. Oleh karena itu Gubernur sangat mengapresiasi pelaksanaan Coaching Clinic yang digagas oleh Kementerian PAN RB ini.

Kegiatan yang dihadiri oleh ASN Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Maluku Utara dibuka oleh Deputi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI, M. Yusuf Ateh, Ak, MBA. Dalam sambutannya pada pembukaan itu, Deputi RBAAP KemenPAN RB menjelaskan tujuan dari pelaksanaan Coaching Clinic  adalah untuk membantu Pemerintah Daerah agar dapat meningkatkan kinerja pemerintahannya dengan mengedepankan anggaran berbasis kinerja. Melalui penilaian SAKIP Pemerintah Daerah, dapat diketahui penggunaan anggaran Pemerintah Daerah memiliki manfaat atau tidak. Hal itu karena setiap program dan kegiatan pemerintahan seyogyanya berpedoman pada Rencana Strategis Organisasi, sebagai implementasi dari Visi dan Misi Pemerintah Daerah atau Kepala Daerah. Pengembangan program dan kegiatan menurut Deputi RBAAP cenderung tidak memiliki manfaat yang berarti bila tidak mendukung atau sesuai dengan Renstra Organisasi. Dengan sistem penilaian yang memiliki nilai C, dipastikan anggaran Pemerintah Daerah 30 % tidak memiliki manfaat yang berarti. Hal itu karena penggunaan anggaran itu cenderung tidak tepat sasaran. Oleh karena itu menurut Deputi RBAAP, anggaran Pemerintah Daerah seyogyanya memiliki target dan pencapaian kinerjanya secara terukur dan indikatornya lebih memiliki penjelasan kualitatif yang sederhana, bukan menjelaskan kuantitas kegiatan semata. Dalam artian ini menurut Deputi RBAAP, penyusunan program dan kegiatan seyogyanya memiliki outcome dan dampak yang lebih berarti bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat atau tujuan organisasi dari unit yang bersangkutan.

Dengan demikian, melalui kegiatan Coaching Clinic menurut Deputi RBAAP, merupakan wadah pembelajaran kepada setiap Pemerintah Daerah untuk berbenah ke arah yang lebih baik. Kementerian PAN dan RB menurut Deputi RBAAP, sangat mengapresiasi pencapaian kinerja Pemerintah Provinsi Maluku Utara yang saat ini telah mencapai level B, yang sebelumnya hanya mencapai peringkat C. Walaupun demikian, pencapaian itu perlu ditingkatkan lagi sehingga ke depan dapat memperoleh capaian penilaian SAKIP ke peringkat A. 

Kegiatan Coaching Clinic itu melibatkan semua SKPD Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Kabupaten/Kota di Provinsi Maluku Utara yang dilaksanakan selama 3 (tiga) hari. Kegiatan Coaching Clinic itu berahir pada Jumat, 14 September 2018. 

© MediaCenter MalutProv

Share :