Penandatanganan MoU Antara Gubernur Malut dengan Kepala Pengembangan SDM Kementerian Perhubungan

AD
08 September 2016
1078

Peluang Anak Malut Jadi Pilot Terbuka.
Tanggerang,08/09/16,- Sulitnya putra-putri daereh Maluku Utara untuk memperoleh kesempatan belajar di Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curuk Tanggerang membuat pemerintah daerah provinsi Maluku Utara melahirkan sebuah perjanjian kerjasama.

Hal itu ditandai dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) tentang kesempatan memperoleh pendidikan penerbangan di STPI Curuk Tanggerang Banten antara pemerintah provinsi Maluku utara dilakukan secara langsung oleh Gubernur Maluku Utara Kh Abdul Gani Kasuba lc dengan Kementerian Perhubungan yang diwakili Kepala Pengembangan Sumber Daya Manusia Wahyu Satrio Utomo pada saat acara pelantikan perwira transportasi laut, darat dan udara di lapangan STPI curuk dan disaksikan langsung Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi serta sejumlah tamu undangan.

Gubernur Maluku Utara didampingi kepala dinas Perhubungan Provinsi Maluku Utara Burhan Mansur usai melakukan penandatanganan MoU menjelaskan keinginannya membuka peluang kerjasama ini agar putra dan putri daerah berkesempatan untuk menjadi Pilot.
Gubernur telah melihat sulitnya akses putra daerah untuk memperoleh kesempatan tersebut maka dilakukanlah pertemuan lintas dan melahirkan sebuah MoU di bidang pendidikan pengemnangan SDM. selain itu, lanjut Gubernur, ia hanya melihat hampir semua kuota selalu dimiliki oleh putra dari daerah lain.

Oleh karena itu, dengan adanya MoU ini kita berkeyakinan akan memudahkan putra-putri daerah meraih kesempatan menjadi seorang siswa Pilot. ia berharap peluang ini akan digunakan sebaik mungkin oleh putra putri daerah yang memiliki keinginan dan didukung dengan kriteria, SDM dan persyaratan yang sesuai.

Gubernur juga berkesempatan menemui sejumlah siswa asal Maluku Utara yang baru selesai menimba ilmu di sejumlah sekolah tingi dan diwisuda pada acara pelantikan hari kamis seperti STP Barombong, STP Jakarta dan STP Surabaya.

Terpisah, Sekretaris Dinas Perhubungan provinsi Maluku Utara ismail menambahkan MoU ini akan diikuti dengan pendaftaran siswa dimulai tahun 2016. Rencananya pada tahuun 2016 akan dibuka satu kelas yang jumlah siswanya antara 10 sampai 24 siswa dari Maluku Utara. sementara itu, terkait dengan biaya pendidikan siswa menjadi tanggungjawab siswa masing-masing.

"jadi MoU ini membuka kesempatan kepada putra Maluku Utara untuk memperoleh kesemptan menjadi siswa di STPI namun untuk pembiayaannya ditangung oleh masing-masing siswa",kata ismail.

© MediaCenter MalutProv

Share :